Avatar for admin

Cerita Dewasa – Bayar Kostan Pakai Ngentot

Cerita Dewasa - Bayar Kostan Pakai Ngentot - Cerita sex tentang bayar kostan pakai ngentot ini bermula ketika ibu kos ku yang sexy, cantik lagi kesepian saat suaminya lagi tugas keluar kota. Nak untuk selengkapnya kisah nyata cerita dewasa Bayar Kostan Pakai Ngentot simak saja di bawah ini.

Cerita Dewasa - Bayar Kostan Pakai Ngentot

perkenalkan namaku Evan, kira kira hampir satu tahun Evan ngekost di rumah bu Fely, tak sengaja juga aku bisa ngekost di tmuah ibu Fely dimana awal ceritanya kita bertemu di pasar, semasa itu Ibu Fely mendapat kejadian kecopetan ketika Ibu Fely teriak minta tolong aku langsung mengejar pencopet itu dan bisa menangkap copet tersebut dan mengembalikan dompetnya.

Selesai kejadian itu aku tipis bercerita hendak mancari tempat kost disitulah ibu Fely berbalik baik hati buat ngekost di tempatnya adalah di rumah bedengan. Suatu hari sudah empat bulan aku ngekost di kostnya dan aku telat bayar kost selama tiga bulan, mungkin juga karena ibu Fely masih teringat semasa aku bantu mengembalikan dompetnya jadi dia terlalu baik denganku.

Tapi dalam hatiku Evan tidak gurih tapi gimana sedang duitku juga tidak memiliki jadi apabila bertemu ibu Fely aku banyak menghindar unutk bertemu dengannya langsung. Sampai satu hari tempo itu masih senja jam 4.

Evan masih tidur-tiduran dengan malasnya di kamarnya. Tempat kost itu berupa kamar tidur dan pemandian di dalam. Terdengar pintu kamarnya di ketok tok..tok..tok.. kemudian suara bu Fely yang manggil,Van Van ada di dalem gak?Sontak Evan bangun, wah bisa berabe kalo nanyain duit sewa kamar nie, pikir Evan.

Jangan Lupa LIhat Juga >>>>> Bokep Indo Terbaru Skandal Mesum PNS Klaten

Dengan cepat meraih handuk, pura-pura tengah mandi aja ah, ntar juga bu Fely pergi sendiri. Sehabis masuk pemandian kembali terdengar suara bu Fely,t Evan sedang tidur ya..?t dan dari jamban Evan menyahut tipis teriak,t tengah mandi bu.

Sesaat tidak ada sahutan, tapi lalu suara bu Fely jadi dekat,tya udah mandi aja dulu Van, ibu tunggu di sini yat eh ternyata masuk ke kamar, Evan tadi gak mengunci pintu. sbusyet dah, terpaksa bener-bener harus mandi nie,tpikir Evan.

Sekitar lima belas menit Evan di jamban, sengaja mandinya agak dilamain dengan maksud siapa tau bu Fely bosan trus gak jadi nunggu. Tapi rasanya percuma lama-lama toh bu Fely sepertinya masih menunggu.

Akhirnya keluar juga Evan dari pemandian, dengan hanya handuk yang melilit di pinggang, tidak pakai celana dalem sedang, maklum tadi gak sempet ambil karena terburu-buru. Bu Fely tersenyum ganjen menonton Evan yang salah tingkah,lama juga anda mandi ya Zackt bu Fely membuka pembicaraan.

Benar bersih banget mandinya yat gurau bu Fely sambil sejenak melirik dada bidang Evan. sah ibu bisa aja biasa aja kok bu.., oia ada apa ya bu..? jawab Evan sekenanya saja sambil mengambil duduk di pinggiran tempat tidur.

Bu Fely mendekat dan duduk di samping Evan, sCuma ingin ngingetin aja, uang sewa kamarmu dah telat 3 bulan lho trus hendak ngobrol-ngobrol aja sama anda, kan dah lama gak ngobrol, anda sie pergi mlulutucap bu Fely.

Evan jadi kikuk,twahduh kalo uang sewanya ntar aku bayar cicil boleh gak bu? Soalnya tengah seret niet jawab Evan dengan tipis memohon. Bu Fely terlihat jarang berpikirtmmmm boleh deh, tapi jangan lama-lama ya emang uangmu di pakai demi apa sie? terlihat bu Fely jarang menyelidik.

Hmmmm benar untuk cewe mu yatdia terlihat kurang gemar. sah nggak juga kok bu.. saya emang tengah ada keperluan,t jawab Evan hati-hati memandangi raut paras bu Fely yang kurang gemar. shuhlaki-pria sama aja, kalo tengah ada maunya, apa aja benar di kasih pada wanita yang tengah di dekatinya, hhhh sama aja dengan suamiku.tkeluh bu Fely dengan nada kesal.

Waduh nampaknya bu Fely tengah marahan nie sama suaminya, jangan-jangan amarahnya ditumpahkan pula sama Evan. Dengan cepat Evan menjawab,tapi saya janji kok bu, akan saya lunasi kokshhhhh.bu Fely menghela nafas,tudahlah Van, gak apa-apa kok, gak di bayar juga kalo bagi tuan ga masalah ibu Cuma tengah kesel aja sama suamiku, beliau cuma perhatiannya sama Marni kemudian aku seperti gak dianggap sedang, mentang-mentang Marni jauh lebih muda ya.”Kisah Seks”

Jarang penjelasan bahwa bu Fely ini istri pertama dari pak Kardi, sedangkan istri keduanya bu Marni. Dan sekarang sepertinya pak Kardi lebih sering tinggal di rumahnya yang satu tengah bersama bu Marni dan bu Fely tampaknya udah mulai kesepian nie wah kalo masalah keluarga sie aku kurang paham bu. jawab Evan kikuk gak apa-apa Van, ibu hanya hendak curhat aja sama tuan boleh kan Van?suara bu Fely sendu.

Agak lama terdiam, terdengar tarikan nafas bu Fely terasa berat, dan jarang sesunggukan, waduh lama-lama bisa nangis nie, gawat dong pikir Evan. sudah bu jangan terlalu dipikirkan, nanti juga pak Kardi kembali tengah kok, kan ibu juga gak kalah cantiknya sama bu Marni,

Evan bermaksud menghibur. sah tuan Van emang ibu masih anggun menurutmu? bu Fely menatap sendu ke arah Evan, terlihat dua butir air mata mengalir di pipinya.

Uhh. mau rasanya Evan menghapus air mata itu, pak Kardi emang keterlaluan masa cewek ayu nan anggun seperti ini dianggurin sie, coba Evan bisa berbuat sesuatu busyet Evan memaki dalam hati skenapa otak gwa jadi kotor gini.

Dengan jarang gugup Evan menjawab,tmmmeeeiya kok bu, ibu masih ayu, kalo masih nyonya mungkin aku yang duluan tergoda.

Uupsss . Maksud hati hendak menghibur, tapi kenapa kata-kata yang menggoda yang keluar dari liang gerutu Evan dalam hati. Evan jadi panik, jangan-jangan bu Fely marah dengan ucapan Evan. Tapi ternyata Evan salah, karena bu Fely tersenyum, anggun sekali dengan deretan gigi yang putih dan rapi, ih Evan bisa aja menghibur.

Iya juga sie, kalo masih cewek bisa aja tergoda, pantes aja suamiku gak ngelirik aku tengah, bis nya dah tua siet rona tampang bu Fely berubah sedih tengah, kalo menurutmu Van, apa ibu emang gak menyenangkan sedang? sambil berdiri dan memperhatikan tubuhnya terus menatap Evan minta penilaian.

Terang aja Evan makin kikuk, wah aku hendak ngomong apa ya bu? Takutnya nanti di bilang lancang lho tapi kalo ingin jujur. Ibu centil banget, seperti masih 30an deh. Bu Fely tampaknya doyan dengan pujian itu,thmmm.. tuan ada-ada aja saja ibu udah 43 lho.. emang Evan liat dari mananya bisa bilang begitu? Evan jadi cengar cengir, itu penilaian laki lho bu, saya malu bilangin nya.

Bu Fely kembali duduk mendekat, sekarang malah benar-benar dekat hampir merapat ke Evan sambil berkata, ah.. gak perlu malu.
Bilang ajat Nafas Evan terasa sesak, badan nya terasa merangsang dingin menghadapi tatapan bu Fely, matanya indah dengan jembut mata yang lentik, sesaat terus Evan mengalihkan pandangan ke arah tubuh bu Fely mencari alasan penilaian tadi, uups baru deh Evan memperhatikan bahwa bu Fely mengenakan busana terusan seperti daster tapi dengan lengan yang berupa tali dan diikat simpul di bahunya.

Hmmm .. kulit itu halus kuning langsat dengan tali gaun dan tali bra yang saling bertumpuk di bahu, pandangan Evan beralih ke bagian depan uupss terlihat belahan dada yang hmmm sepertinya susu itu lumayan gede.

Sentuhan lembut tangan bu Fely di paha Evan yang masih dibungkus handuk cepat menyadarkan Evan.

Dengan penuh selidik bu Fely bertanya,lho kok jadi bengong sie..? apa dong alasannya tadi bilang ibu masih 30an Evan jarang tergagap karena merasa ketahuan terlalu lama melihat tubuh bu Fely,mmm eeemm.. ibu amat masih elok

Kulitnya masih kencang masih amat menggodat Tidak ada jawaban dari lubang bu Fely, hanya pandangan mata yang kini saling beradu, saling tatap demi beberapa semasa dan seperti ada magnet yang keras, paras bu Fely makin mendekat, dengan bibir yang semakin merekah.

Evan pun seakan terbawa suasana, dan tanpa komando tengah, Evan menyambut bibir merah bu Fely, rintihan nafas mulai terasa berat hhhhhhhhciuman lalu bertambah dahsyat, bu Fely menjulurkan lidahnya masuk menerobos ke lubang Evan, dan dibalas dengan lilitan lidah Evan sehingga lidah tersebut berpilin-pilin dan terus deru nafas semakin berat terasa.

Dengan naluri yang tradisional, tangan Evan merambat naik ke bahu bu Fely, dengan sekali tarik, terlepas tali pengikat gamis di bahu tersebut dan dengan lembut Evan meraba bahu bu Fely sampai ke lehernya.

Terus turun ke arah dada, dengan remasan lembut Evan pijat toket yang masih terbungkus bra itu. shhhhhhhhht nafas bu Fely mulai terasa menggebu, nampaknya gelora birahinya mulai memuncak.

Jemari lentik bu Fely tak ketinggalan meraba dan mengelus lembut dada Evan melingkari pinggang Evan, mencari lipatan handuk, ingin membukanya Uupps. Evan tersentak dan sadar.,tupshhh maaf bu maaf bu saya terbawa suasana.

Evan tertunduk tak nekat menatap bu Fely sambil merapikan kembali handuknya, baru terus dengan jarang takut intip ke arah bu Fely. Terlihat bu Fely pun agak tersentak, tapi tidak berusaha merapikan pakaiannya, sehingga tubuh bagian atas yang hanya tertutup bra itu dibiarkan tembus pandang.

Pemandangan yang menakjubkan. napa Van kita sudah memulainya dan anda sudah membangkitkan kembali libido ibu yang lama terpendam anda harus menyelesaikannya Evan tatapan bu Fely terlihat semakin sendu mmm ibu gak marah..? gimana nanti kalo ada yang lihat bu bisa gawat dong pak Kardi juga bisa marah gede but jawab Evan.

Tanpa menjawab bu Fely bangkit berdiri, namun karena tidak merapikan pakaiannya, otomatis gaun terusan yang dipakai jadi melorot jatuh ke lantai. Evan terpana memandangi tubuh indah itu, jarang berlemak di perut dan bokongnya namun itu malah menambah menggairahkan lekuk tubuh bu Fely.

Terus dengan tenang bu Fely melangkah ke arah pintu kamar dan menguncinya. Ketika berjalan membelakangi Evan itu nampak gerakan pantat bu Fely naik turun, dan perasaan Evan semakin empot-empotan dengan gairah yang semakin tak tertahankan, demikian juga sewaktu bu Fely berbalik dan melangkah kembali menuju tempat tidur.”Kisah Sek”

Evan tidak melepaskan tipis pun gerakan bu Fely. Sampai bu Fely berdiri dekat di depan Evan dan berkata,tkamarnya udah di kunci Van, dan gak ada yang akan mengganggu. Evan tidak langsung menjawab, menghidupkan tape dengan suara yang agak gede, setidaknya buat menyamarkan suara yang ada di ruangan.

Bu Fely kembali duduk di pinggiran tempat tidur, dan membuka bra yang digunakannya. Evan mendekat dan duduk di samping bu Fely hmmm nampak toket itu masih semok dan kenyal, mau Evan langsung melahap dengan liang dan menjilatnya.

Bu Fely yang memulai gerakan dengan melingkarkan lengannya ke leher Evan, memikat rupa dan langsung melumat bibir Evan dengan hasrat yang membara. Evan membalas dengan tidak kalah sengit, sambil meladeni serangan bibir dan lidah bu Fely, tangan Evan remas toge semok milik bu Fely.

Rintihan nafas menderu di seputar ruangan, diselingi alunan musik menambah . Sehabis beberapa ketika, bu Fely mendorong lembut badan Evan, menyudahi pertempuran liang dan lidah, dengan nafas yang memburu.

Evan mendorong lembut tubuh bu Fely, berbaring terlentang dengan kaki tetap menjuntai di pinggiran tempat tidur. Dada yang penuh dengan gunung kembar itu seakan menantang dengan itil yang telah tegak.

Tanpa menunggu sedang Evan melaksanakan tugasnya menjelajahi gunung kembar itu mulai dari lembah antara, melingkari dan menuju puncak itil.

Dengan gemas Evan menyedot dan memainkan klitoris toket itu sambil tangan pijat toket kembarannya HHHH. AHHH.MMMH. suara bu Fely mulai kencang terdengar, rintihan-rintihan legit yang semakin seronok. Evan melanjutkan penjelajahan dengan menyusuri lembah tetek menuju perut dan sebentar memainkan lidah pada udel bu Fely yang menggelinjang kegelian.

Evan menghentikan penjelajahan lidah, lalu dengan cekatan menggoda cawat bu Fely, melepaskan dan membuang ke lantai. Dengan spontan bu Fely mengangkat kaki ke atas tempat tidur dan memuka lebar pahanya, terlihat gundukan vagina dengan bulu-jembut yang tertata rapi.

Evan mulai kembali aksi dengan menjilati menyusuri paha bu Fely yang halus halus, lalu mendekat ke selangkangan menemui bibir vagina yang mulai mengeluarkan cairan senggama. Tanpa menunggu lama.

Evan menyapu cairan senggama itu dengan lidahnya dan meneruskan penjelajahan lidah sepanjang bibir vagina bu Fely dan sesekali menggetarkan lidah pada klitorisnya yang membuat bu Fely mengerang kenikmatan, AHHHH. MMMMH HHH Van.UHH rintihan syahwat yang memuncak dari bu Fely membuat Evan semakin bersemangat dan sesekali lidah di julurkan mencoba masuk ke mulut senggama yang menanti pemenuhan itu.

Selesai beberapa menit Evan mengeksplorasi mulut kewanitaan itu, nampaknya bu Fely tidak sabar sedang menuntut pemenuhan libido birahinya, Van. Ayo sayang masukkin Van hhhhmmmmh. Suara bu Fely ditingkahi rintihan-rintihan yang semakin kencang.

Dengan tenang Evan menyudahi penjelajahan lidah dan bersiap bertempur yang sesungguhnya. Dengan sekali tarik lepaslah handuk yang melilit di pinggang dan bebas mengacung zakar dengan bagian kepala yang merah mengkilap.

Bu Fely semakin membuka lebar pahanya, besiap menanti pemenuhan terhadap lubang wanitanya. Evan naik ke tempat tidur dan langsung mengarahkan batang kontol ke arah vagina bu Fely yang dengan sigap lansung meraih dan remas batang meki Evan dan membantu mengarahkannya tepat ke mulut pukasnya.

Dengan sekali dorongan kontol Evan amblas sampai setengahnya. Evan menahan gerakan sebentar menikmati prosesi masuknya kontol yang disambut rintihan bu Fely, AHHH.TERUSKANVan.AHHH.

Lalu dengan meresapi masuknya zakar sampai sedalam-dalamnya. Selesai dorongan pertama dan batang kontol yang masuk seluruhnya barulah Evan memompa menaik turunkan bokong dengan irama beraturan seakan mengikuti irama musik yang terasa semakin menggebu dan panas.

Evan bertumpu pada kedua siku lengan sedangkan bu Fely mencengkam punggung Evan, meresapi dorongan dan tarikan zakar yang bergerak legit di lubang senggamanya. Suara rintihan bercampur aduk dengan alunan musik dan peluh mulai bercucuran di sekujur tubuh

AH..AH..AH..MMHMHHHHHH. tak hentinya rintihan meluncur dari bibir Evan dan bu Fely. Sesaat Evan menghentikan gerakan buat mencoba mengambil nafas segar, bu Fely memeluk Evan dan menggulingkan badan tanpa melepas kontol yang tetap berada di lubang pukinya.

Dengan posisi di atas dan setengah berjongkok, bu Fely memompa dan menaikturunkan pantatnya dengan badan bertumpu pada lengan.

Sesekali bu Fely memutar pantatnya dan lalu memasukkan batang penis Evan lebih dalam. Evan tak diam saja, tangan raba kedua susu yang menggantung bebas dan menawan-narik klitoris tetek bu Fely.

Suasana makin membara dengan peluh yang bercucuran, sampai ketika bu Fely seperti tak sanggup melanjutkan pompaan karena asmara yang ingin mencapai puncak pemenuhan. Dengan sigap Evan membalikkan posisi, bu Fely kembali berada di bawah, dengan mempercepat periode dorongan Evan meneruskan pertempuran.

Van ..AHH..AH..AH..UHTERUS Van. AHHHAHH IBU SAMPAI VAN.AHHHHHHHHH MMMMMHHH.

Selepas teriakan tertahan bu Fely mengatup bibirnya menikmati orgasme yang didapat, tubuhnya tipis bergetar. Evan merasa vagina yang mengalami orgasme itu berkedut-kedut seperti menyedot zakarnya.

Evan menikmatinya dengan memutar “mutar pantatnya dan memasukkan lebih dalam sedang batang zakarnya, dan terasa ada dorongan tegang menyelimuti batang zakarnya, semakin gede dan sesaat Evan kembali mendorong batangnya dengan cepat dan semasa terakhir memikat keluar batanga zakarnya dan melepaskan air maninya di atas perut bu Fely.

Yang dengan cepat meraih kontol Evan dan mengocoknya sampai air mani itu berhenti menyemprot, dengan lembut bu Fely mengusap kontol yang mulai turun ketegangannya. Evan membaringkan tubuhnya disamping bu Fely.

Terdiam buat beberapa semasa. Bu Fely bangkit duduk meraih kain di pinggiran tempat tidur dan menyeka sisa air mani di perutnya. Lalu dengan manja membaringkan tubuhnya diatas Evan. makasih ya sayang ini rahasia kita berdua I love u Van,t bisik mesra bu Fely di telinga Evan.

mmm baik but belum sempat Evan menyelesaikan ucapannya, jari telunjuk bu Fely menempel di bibirnya, kalo sedang berdua gini jangan pangil ibu dongtucap bu Fely manja. iya sayang. Balas Evan, senyum ayu merekah di bibir hot bu Fely.

Selepas itu dengan cepat Evan dan bu Fely merapikan gaun, dan sebelum meninggalkan Evan, bu Fely berbisik mesra,tsayang tar malem suamiku gak ada di rumah.. aku tunggu di kamar ya berapa ronde pun dilakoni bagi Evan sayang. Sambil berpelukan mesra, Evan menyanggupi ajakan bu Fely.

#Cerita Dewasa#Cerita Hot#Cerita Selingkuh#Cerita sex#Ngentot di Kostan#Ngnetot Ibu Kost

OBAT